Tips Tricky

Ide Membuat Aliran Pipa Air Sederhana untuk Menyiram Keladi Hias

Aku kepikiran deh mau bikin saluran pipa air di rumah untuk menyiram keladi hias yang mulai banyak bersanding di teras rumah. Tau dong ya, kalau tanaman hias itu di masa pandemi ini lagi hits banget. Meskipun aku bukanlah kolektor tanaman hias, akan tetapi di rumah ada kok bebarapa keladi hits yang dkasih sama mamaku ataupun teman.

Selama ini yang sibuk banget ngerawat tanaman di rumah ya suamiku. Mulai dari beli pot, tanah, tanam-tanam, sampai ke teknis penyiraman. Lah, aku ngapain? Ya, aku merawat anak-anak kami saja dan cinta kita berdua biar makin subur dan berbunga-bunga. Hehehe…

Nah, kenapa aku sampai kepikiran bikin saluran pipa air yang bisa nyirem tanaman otomatis? Itu karena pak suami sedang sibuk-sibuknya, Pergi ke luar kota dengan visi misi agar keluarga sejahtera. Jadinya, tanaman di rumah gak ada yang nyiram. Aku suka lupa, Beberapa ada yang layu, terus mati.

Lebih praktis kalau bisa menyiram tanaman secara teratur dengan sistem pipa air sederhana (sumber gambar: pexels.com)

Setelah browsing, aku ketemu nih ide sistem irigasi sederhana yang sepertinya bisa diterapkan di rumah.

Sistem irigasi menggunakan tangki dan pipa air

Sesuai judulnya, menurut aku ini tuh sistem pengairan yang paling mudah diterapkan. Rencana aku sih, mau minta suami pasang beberapa pipa air yang dihubungkan ke tangki air dan dialirkan ke tanaman dengan sistem tetesan. Tinggal pasang keran aja untuk mengalirkan atau menghentikan alirannya nanti.

Sistem irigasi menggunakan pompa dan pipa air

Alternatif kedua, saluran pipa airnya dihubungkan langsung dengan pompa air. Jadi ketika sudah waktunya menyiram tanaman, aku tinggal tekan aja itu tombol power pompa airnya. Terus matiin deh mesin pompa airnya kalau kira-kira airnya sudah membasahi tanaman. Praktis ya?

Eh, tapi ketika ide ini muncul di kepala, aku jadi kepikiran juga, pipa airnya nanti kira-kira yang awet seperti apa? Akhirnya aku browsing lagi dan ketemulah beberapa tips memilih pipa air yang aku rangkum seperti di bawah ini.

Tips Memilih Pipa Air

  1. Bahan yang digunakan aman, tanpa timbal. Contohnya: pipa berbahan uPVC(unplastized Polyvinyl Chloride),
  2. tahan terhadap korosi,
  3. kuat,
  4. ringan,
  5. memiliki standar JIS dan ISO dengan sertifikasi system manajemen mutu ISO 9001:2000.

Nah, kelima poin di atas penting loh untuk memilih jenis pipa air yang akan digunakan di rumah. Kebayang gak kalau ternyata pipa yang digunakan mengandung timbal? Bahaya banget kan? Keracunan timbal ini bisa mengakibatkan banyak penyakit pada tubuh, seperti anemia, depresi, kerusakan saraf, bahkan pada ibu hamil bisa membuat bayi lahir prematur.

Berbagai jenis produk dari Rucika

Salah satu pipa air yang aman digunakan untuk distribusi air di rumah adalah pipa pvc dari Rucika.

Kelebihan pipa air dari Rucika

  1. Diproduksi oleh PT. Wahana Duta Jaya Rucika berdiri sejak tahun 1973 dan menjadi salah satu produsen pipa PVC terbesar di Indonesia.
  2. Kuat dan tidak mudah pecah karena mengandung resin uPVC dan aditif
  3. Menggunakan aditif khusus yang bisa mengurangi pengaruh UV (ultra violet) dalam jangka waktu yang lama.
  4. Tahan terhadap kontaminasi bahan kimia
  5. Dapat digunakan sebagai sistem air bersih dan air buangan.
  6. Terbuat dari uPVC yang bersifat thermoplastic sehingga bisa didaur ulang.
  7. Memiliki beraneka ragam sambungan/fitting.
  8. Tahan lama karena tidak berkarat. (sumber: katalog produk rucika)

Selain itu tentu saja telah memiliki standar JIS dan ISO dengan sertifikasi system manajemen mutu ISO 9001:2000.

Wah, makin yakin nih aku mau bikin sistem irigasi pipa air sederhana untuk menyiram tanaman hias di rumah. Menurut kamu cemerlang gak sih ide aku ini? Yuk, tulis di kolom komentar 🙂

Previous Post Next Post

You may also like

19 Comments

  • Reply Evi

    Sistem pipa air yang sudah terpasang di sekitar tanaman akan menjamin pasokan air yang mereka butuhkan. Karena terkadang, karena sibuk atau alasan lain kita suka lupa menyiram tanaman. Setidaknya begitu lah saya Mbak 🙂

    Desember 7, 2020 at 1:39 pm
  • Reply Dwi Puspita

    Pipa air pun ternyata macem-macem ya, saya baru tau soalnya kalau nyiram ya pakai gayung…hehhee… Lama dan capek sebenarnya kalau pakai gayung hehehe

    Desember 7, 2020 at 7:39 pm
  • Reply Happy Dyah

    Pipa Rucika memang dari dulu terkenal baik kualitasnya. Boleh juga tuh ide bikin pengairan untuk menyiram tanaman hias

    Desember 7, 2020 at 8:36 pm
  • Reply Armita

    Enaknya kalau udah punya sistem pengairan yang baik dan terkendali, mau ditinggal pergi lama ya gak kuatir juga ya Mba

    Desember 7, 2020 at 9:46 pm
  • Reply Tanti Amelia

    Wkwkwkk baca ini : “merawat anak-anak kami saja dan cinta kita berdua biar makin subur dan berbunga-bunga”

    Iya juga ya, kenapa yang hobi berkebun para bapak yaaa? Pas banget mbak, aku juga lagi ngincer bikin saluran pipa untuk pot ala ala hidroponik, ngintip di instagram pak Anda (https://www.instagram.com/p/CCE9gmDDXJm/)

    Desember 8, 2020 at 5:47 am
  • Reply Ophi Ziadah

    Brand rucika ini kayaknya udah nempel bnaget ya sama pipa air…
    Udah cukup lama jg eksis dan banyak dipakai soale

    Desember 8, 2020 at 8:20 am
  • Reply Ida Raihan

    iya ya tanaman hias keladi lagi naik daun. bahkan harganya ada yang ampek puluhan juta. Jadi pengen punya kebun yang luas buat tanem menanem.

    Desember 8, 2020 at 11:09 am
  • Reply Juliastri Sn

    Pipa air dari Rucika ini udah pastin awet dan jaminan mutu mba. Sip banget, urusan siram menyiram tanaman lancar jaya ya..

    Desember 8, 2020 at 1:53 pm
  • Reply Dian

    dari dulu klo ngomongin pipa pasti rucika pilihannya
    sejak di rumah ortu sampai skrg pnya rumah sendiri
    kualitasnya teruji

    Desember 8, 2020 at 2:03 pm
  • Reply Yeni Sovia

    Rucika ya mba nama merknya. Kayaknya bagus ya. Rucika ini selain meproduksi pipa air, memproduksi kran air juga nggak mba? Soalnya kran air di rumah aku bocor. Terus digantilah ama kran baru. Eh baru aja mu dipsang udah patah lagi. Sebel aku. Kayaknya rucika pruduksi juga kali ya, soalnya masih berhubungan

    Desember 9, 2020 at 4:47 am
  • Reply Sulis

    Dengan rangkaian pipa, biar nggak repot olor2 selang ya mba ngairi tanamannya? Lebih enak juga sih .. enak mmng klo di pasang kran Deket para tanaman. Mau nyirami, tinggal putar kran

    Desember 9, 2020 at 4:49 am
  • Reply Dedew

    Lebih praktis pakai penyiraman otomatis ya Mbak..Rucika tuh merek yang sudah dikenal banget nomor satu untuk urusan perpipaan..

    Desember 9, 2020 at 10:20 am
  • Reply Wiwied Widya

    Sebenarnya pakai sprinkle gitu jg bisa sih mbak nyiram tanaman dengan praktis. Tapi aku dukung kalau mau bikin irigasi dengan pipa rucika. Bapakku juga pernah bikin tuh tapi buat tanaman gantung gt, jadi nyiram dari atas… katanya biar ibu nggak repot nyiram yang diatas. Udah bertahun2 masih awet tuh. Emang top tuh pipa rucika.

    Desember 9, 2020 at 4:34 pm
  • Reply Mirna Rahardjo

    iya sih ya, hobi berkebun itu seru cuma aktifitas nyiramnya kudu konsisten, kalo males-malesan kayak aku ya repot, jadi perlu dibuatin aliran air khusus buat nyiram taman,, jadi ga perlu geret2 selang,,, milih pipanya yang bagus biar awet deh,,, wah thank sharingnya mba

    Desember 9, 2020 at 7:18 pm
  • Reply Nurul Fitri Fatkhani

    Jadi penasaran dengan bentuk pipa untuk menyiram tanaman hiasnya. Berupa pipa yang disambung-sambungkan lalu ujungnya diarahkan pada pot bunganya,ya? Apakah seperti itu konsepnya?

    Desember 9, 2020 at 7:39 pm
  • Reply lendyagasshi

    Suamiku yang jadi belajar berkebun sejak pandemi, hihi~
    Aku kasih info mengenai pipa Rucika, pasti beliau semakin semangat.
    Terimakasih, kak infonya.

    Desember 9, 2020 at 9:40 pm
  • Reply Siti Hairul

    Duh jadi penasaran bentuk jaringan pipanya kayak apa. Pengen bikin juga untuk nyiramin tanaman herbsku

    Desember 9, 2020 at 9:50 pm
  • Reply echaimutenan

    Kalau pipa airnya ga bagus bisa kuning dan mudah patah bertaun kemudian. Pakai ini jadi lebih awet irit ya

    Desember 9, 2020 at 11:11 pm
  • Reply Hanifa

    Pipa ini walau keliatannya sepele, tapi kalau salah estimasi ukuran dan nggak merhatiin bahannya, wah… bisa ngefek jelek ke jangka panjang ya…

    Desember 12, 2020 at 11:55 pm
  • Leave a Reply

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.