Review Herba Asimor dan Perjuangan MengASIhi

Herba Asimor – Asi booster herbal dukung IMD

Hari itu, Rabu, 25 Desember 2019. Sedari pagi pukul 08.00 aku, suami dan anak pertama kami, Adis, sesuai rencana pada post sebelumnya, drama menjelang persalinan anak kedua sudah standby di IGD. Setelah dicek ini itu, akhirnya diantar ke kamar inap. Biasanya sih, ibu yang mau melahirkan didorong dong pakai kursi roda. Lah, aku milih jalan sendiri aja. Masih kuat juga. Siapa tahu juga kan tiba-tiba mules terus lahiran spontan 😁.

Tak berapa lama, susternya memberi edukasi tentang persalinan secara caesar, penanganan bayi, jam besuk, dan lain sebagainya. Termasuk menyampaikan bahwa rumah sakit tersebut mendukung ASI, bahasa kerennya, pro ASI.

Aku yang sebelumnya sudah baca beberapa referensi tentang IMD (inisiasi menyusui dini) makin lega mendengarnya. Inshaallah anak kedua ini aku bisa kasih full ASI ke bayi. Berkaca pada pengalaman anak pertama yang terlanjur diberi susu formula karena ASI aku katanya dikit, kalau bisa kan anak kedua harus full ASI. Semangat!!!

Selain Rumah Sakit yang Pro ASI, Bersyukur Bisa selalu Bersama orang TerkASIh

Sesungguhnya saat itu aku ngerasa disayang banget sama Adis dan suami. Aku terharu, melow. Apa-apa kami urusin bertiga. Apalagi sebelum operasi SC, suami yang gantiin baju, nemenin ngobrol di dalam ruang ganti. Sementara tangan kan saat itu sudah diinfus. Mana Adis pakai acara nangis mau ikut ibunya masuk ruang tindakan. Huhuhu aku mau nangesss mengingatnya. Untungnya dia masih bisa dibujuk ketika adik sepupunya sudah datang, dia bisa sibuk main.

Foto saat kontrol kandungan

Tinggal ibunya ini sendiri didorong ke ruang operasi. Kalau ingat bagian ini, beneran dah ga pengin lagi lahiran. Ngeri-ngeri sedep soalnya. Meskipun dokter kandungan yang menangani aku perempuan, tapi dokter dan perawat lainnya laki-laki. Duh udah gak tau mau bilang malu. 😭

Alhamdulillah, persalinan lancar. Meskipun di tengah-tengah proses, saking pasrahnya aku hampir hilang kesadaran. Untung dokternya pada sigap, ngajakin ngobrol.

“Bu, Ibu tidur?”

“Haa?” Responku saat itu

“Ibu dari mana?”

“Daritadi, dok.” Jawabku ngasal sambil ketawa lirih.

Rasanya udah sesak napas saat itu. Bau sesuatu yang dibakar, seperti plastik. Entahlah, mungkin itu bau lem yah. Bau pokoknya.

Saat Pertama Kali MengASihi Bayi…

Suara bayi menggema di ruangan operasi, aku malah gak diperlihatkan wajah bayiku. Langsung dibawa aja bayinya keluar ruangan. Iya, sebab perut masih harus ‘diberesin’. Sedih rasanya tapi ya gimana sih, masih sadar aja aku udah Alhamdulillah.

Selesai tindakan, bayiku masih nangis aja. Sesekali berhenti terus nangis lagi. Aku dianggurin ama perawatnya, kok ya gak segera dibawa ke kamar inap, hey? Sementara badan sudah menggigil, kedinginan. Akhirnya muntah banyak banget. Lemesss. Dikasih minuman hangat, teh hangat katanya buat stamina, enakan sebentar terus muntah lagi. Huhuhu… rasanya anak pertama kemarin aku kuat kok, gak kayak gini 🥺.

Keluarga besarku yang sudah berdatangan mulai ngomel melihat aku kok dibiarin aja gitu, gak segera dibawa ke kamar. Gimana mau segera IMD? Iya, bidan bayinya sih menjelaskan, gak apa-apa belum dikasih ASI. Sebab bayinya masih punya stok cadangan lemak tubuh. Lagipula kondisi ibunya juga sedang tidak memungkinkan.

Hari ketika Aisha dilahirkan. Digendong nenek

Akhirnya, aku didorong juga menggunakan tempat tidur rumah sakit menuju kamar inap. (Kali ini aku gak bisa sok jago jalan sendiri). Satu kamar isinya dua orang pasien. Sesuai kelas BPJS kami. Kelas 1. Setelah kondisiku agak enakan, bayiku dibawa ke kamar. Dibantu suster, adik ipar, mama, mama mertua, proses menyusui pertama buat baby Aisha berjalan lancar. Aku tidak mau lagi dengerin omongan orang, ASIku sedikitlah, inilah, itulah. Sebab aku sudah tahu sekarang, ASI pertama yang berwarna agak kekuningan itu bukan ASI basi atau rusak, melainkan ASI yang mengandung kolostrum. Zat yang penting untuk daya tahan tubuh bayi.

Sudah tahu juga kalau ASI adalah yang terbaik untuk bayi karena komposisinya paling lengkap.

Kapokkk dulu saat lahiran anak pertama gak cek dulu apakah rumah sakitnya pro ASI atau enggak, akhirnya bayiku disumpel aja pakai susu formula karena nangis terus dan suaranya paling kenceng!

ASI Booster Alami dari Suami?

Ibu-ibu yang mengASIhi alias Mamsi (Mama ASI) mungkin sudah merasakan, hal utama agar ASI lancar adalah dukungan orang terdekat, terutama suami.

Buat aku pribadi sih, adanya suami itu berpengaruh banget ke mood aku. Mood booster sekaligus ASI booster buat bayi. Melihat suamiku yang telaten ngurusin aku, ibu dari anaknya itu bikin aku ngerasa disayang 3000 kali lipat. Kalau dulu anak pertama, mama mertuaku yang super baik selalu ada, bahkan suapin aku makan dan nemenin nginap di RS bareng suami demi cucu kesayangan. Nah, kali ini meski hanya suami saja yang ngurusin, aku merasa tak kalah nyamannya. Walau makanku gak abis karena efek mual dan muntah yang berkelanjutan, itu gak bikin ASIku berhenti mengalir. Pokoknya ada, meski tidak banjir.

Herba Asimor teman perjalanan mengASIhiku

Aku juga udah pasang mindset, ASIku cukup, gak kurang. Sesuai kebutuhan bayiku. Meskipun di hari pertama itu, setiap 15 menit bayiku menangis minta ASI, tapi aku dan suami juga lebih siap menghadapinya. Kami berdua sama-sama ingin beri yang terbaik untuk bayi kami, tak mau lagi menyerah seperti anak pertama.

Bersyukur, berat badan bayi tiap bulannya bertambah sekitar 1000 gr. Artinya pertumbuhannya bagus. ASInya cukup, tidak kurang.

Herba ASimor, Alternatif Booster ASI Alami

Selain dukungan orang terdekat sebagai ASI booster, makanan bergizi juga faktor yang tak kalah penting, Mamsi. Makanan berprotein tinggi dan sayuran hijau adalah kunci agar ASI lancar.

Nah, saat bayi sudah mulai MPASI aku kadang ngerasa, kok ASIku segini aja nih? Apa bayiku cukup minum ASInya? Kadang malah aku tekan ASInya gak keluar, lama banget periode isi ulangnya. Padahal makan udah banyak dan bergizi, sayuran hijau juga. Buah ada. Padahal kan masa menyusui itu dua tahun lamanya? Masa baru enam bulan udah mampet?

Saat itu mulailah aku mencari referensi alternatif ASI Booster. Wah, ternyata ada yang namanya Herba Asimor yang bisa dikonsumsi sebagai suplemen pelancar ASI.

Kandungan Bahan Herba Asimor

Herba Asimor ini mengandung 3 bahan alami yang aman dan terbukti untuk memperlancar ASI, yaitu daun katuk, daun torbangun dan ikan gabus.

Nah, daun katuk (Sauropus androgynus) dan daun torbangun (Colecus amboinicus Lour) ini termasuk tanaman tradisional yang bersifat Galactogogue yang berfungsi menstimulasi, mempertahankan dan meningkatkan produksi ASI. Baiknya lagi, ditambah kombinasi dari Striatin, Chana striata atau snakehead fish atau disebut juga ikan gabus, ikan air tawar yang sudah dikenal bergizi sebagai sumber nutrisi penting untuk membantu pertumbuhan anak. Sehingga meningkatkan produksi hormon Prolactin & Oxytocyn. Hormon ini juga yang membuat produksi ASI meningkat. Selain itu sudah dipercaya juga kalau ikan gabus ini mampu mempercepat proses penyembuhan setelah operasi caesar, mempercepat pemulihan dan kekuatan wanita pasca melahirkan, memperkuat sistem kekebalan tubuh

Cara Konsumsi Herba Asimor

Hehehe aku jadi ingat saat baru lahiran, makannya ikan gabus melulu. Susahnya sih saat tidak ada yang jual. Wah, pusing!

Makanya saat membaca kandungan dari Herba Asimor ini aku bisa bilang, ini tuh praktis banget loh buat ASI booster. Mamsi bisa konsumsi 2 kali sehari agar ASI lancar. Berbentuk kapsul dengan kemasan berwarna pink, efeknya di aku jadi merasa kalau ASI lebih cepat penuhnya. Sama kayak makan ikan gabus dan sayur katuk di awal-awal pasca melahirkan.

Cara Mendapatkan Herba Asimor

Sebagai Pejuang kASIh, Mamsi boleh banget nyobain Herba Asimor ini. Terlebih lagi, Mamsi bisa dapat diskon 10% loh tiap pembelian Herba Asimor di official store Goapotik di Shopee dengan Kode Voucher: GOAPMOMS. Linknya ini ya, Mamsi: https://bit.ly/1monthbundleASR

Selain itu, Herba Asimor ini juga mendukung Pekan ASI (1-7 Agustus 2020), artinya mendukung IMD juga loh, Mamsi. Jangan sampai bayi Mamsi nanti pertama kalinya dikasih minum selain ASI, percaya deh meskipun di hari pertama ASI mamsi mungkin belum berlimpah, nanti di hari berikutnya Mamsi bisa lihat kalau bayi durasi tidurnya akan lebih lama. Pertanda perutnya mulai kenyang, terbiasa dan nyaman dengan ASI dan situASI yang baru.

Herba Asimor, bayi kenyang-Mamsipun senang

Selain itu, tips lainnya untuk melancarkan ASI, Mamsi bisa memompa ASI tiap 2-3 jam sekali, tidur atau istirahat yang cukup. Gak usah pikirin dulu cucian piring kotor dan seabrek kerjaan rumah yang gak ada habisnya. Mamsi bisa minta bantuan suami atau anggota keluarga lainnya jika perlu pertolongan.

Perlu diingat nih, Mamsi:

  • ASI adalah nutrisi terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.
  • HerbaASIMOR adalah produk herbal untuk membantu melancarkan ASI,
  • satu-satunya yang terbuat dari kombinasi 2 tanaman asli Indonesia, yaitu daun katuk dan daun torbangun + ikan gabus, dalam bentuk bioactive fraction, yang dapat membantu melancarkan produksi ASI.
  • HerbaASIMOR terbukti meningkatkan kepuasan ibu terhadap produksi ASI.

Selamat mengASIhi buat semua Pejuang KASIh 🥰

19 thoughts on “Review Herba Asimor dan Perjuangan MengASIhi”

  1. Mindset ASI cukup buat bayik, itu menjadi poin terpenting ya Mak. Pasti bakalan cukup, ahh suka deh dengan pengalaman menyusuinyaa. Tetep yaa moodbooster dan support system dari sekitar pun dibutuhkan. Kek herba Asimor, selalu menjadi teman setia busui. Selamat MengASIhi..

    Reply
  2. Kalau bentuknya kapsul gini sih benarbenar praktis dikonsumsi. Tinggal diminum dengan air putih aja yaa mbak. Sipp..deh semangat terus buat siapa saja yang sedang menyusui..semangat mengASIhi~

    Reply
  3. Wah, ini sih sudah harus jadi sembakonya para busui ya. Aku ngerasain banget gimana seretnya ASI tiap kali menyusui anak-anak. Dan itu bikin sedih. Malah bikin jadi stres dan asi makin seret. Anak pun juga rewel. Kudu pada tahu nih para busui dengan ASIMOR ini ya.

    Reply
  4. Kekuatan seorang Ibu itu yaa…
    Ga ada yang ngalahin…bisa menahan sakit saat melahirkan dan mengASIhi ketika anak sudah lahir.
    Alhamdulillah,
    ASIMOR membantu para Ibu dalam mengASIhi dengan sempurna.

    Reply
  5. Selamat mengASIhi para busui. ASI ini emang udah paling penting asupan untuk bayi kita ya. Sekarang alhamdulillah ada supplemen yang bisa bantu ASI lebih lancar.

    Reply
  6. Kalau Daun Herbangun tuh yg seperti apa ya? Penasaran .hihi.. Klo Katuk mah sdh pernah lihat pohonnya.. Semoga Aksinya selalu lancar dan cukup utk kebutuhan ananda ya mba..

    Reply
  7. ASIMOR ini bagus banget buat nambah kelancaran ASI kandungannya memang sejak dulu banyak dipakai ibu-ibu pada zamannya seperti daun katuk. Dengan adanya Herba ASIMOR jadi praktis ya mbak, nggak repot-repot nyari daun katuk 😊

    Reply
  8. PEnting banget sekarang kalau mau lahiran pilih rumah sakit atau klinik yang pro asi jadi makin semangat dan ada support juga selain dari keluarga. Enak ya sekarang ada suplemen ASIMOR supaya asi bisa tetap lancar

    Reply
  9. Kehadiran support system seperti RS yang pro ASI dan juga suami memang ngaruh banget ya Mbaaaaa…. Makasi juga info ASI Booster Asimornya, pas banget menjelang lahiran aku Mbak, semoga di anak keduaku ini bisa lancar juga menyusui 🙂

    Reply
  10. Faktor psikologis tuh ternyata ngaruh banget ya ketika seorang ibu sedang menyusui. Selain makanan yang bergizi, kondisi psikis juga harus dijaga agar ibu merasa nyaman dan mendapat dukungan dari orang-orang di sekitarnya.

    Reply
  11. Daun katuk sejak dulu dipercaya jadi tanaman pelancar ASI. Tapi susah banget ditemuinya. Dan pasti repot kalau ngolah-ngolah dulu. Sekarang gampang ya mbak nyari daun katuk versi suplemen. Tinggal lari ke apotek hehe

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.