Sudahlah Toyib, percuma kau kembali
Aku sudah begitu terluka
Dulu mungkin cinta itu buta, masih bersabar menunggu
Tapi kini membatu.
Aku sudah lupakan, sudah maafkan
Maka pergilah
Kau tak akan mampu menyelam ke palung terdalam
Riak ombak sudah terlalu menggembirakanmu
Toyib, saat ini kau hanya cerita fiksi
Fiksimini mungkin
Sejak kau kembali dan biarkan jendela itu memerah lagi
Dari aku yang menunggumu
Hanya untuk kehilangan nyawaku.
Terinspirasi dari Judul lagu Peterpan “Yang Terdalam” dan Fiksimini buatan sendiri saat #fmidol6
Memilih kursus tambahan bagi anak tentu saja sering kali menambah kekhawatiran baru bagi orang tua.…
Kamu suka baca puisi gak? Aku baru aja namatin satu buku puisi karya Joko Pinurbo…
Penguasaan fondasi matematika pada usia dini 4 hingga 12 tahun memegang peranan krusial dalam membentuk…
Hari Selasa, 7 Oktober 2025 lalu, saya berkesempatan menghadiri Kegiatan XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya 2025…
Di balik nama Dr. Arius Satoni Kurniawansyah, S.Kom., M.Kom. tersimpan perjalanan panjang yang sarat perjuangan,…
Semangat, Memulai Bisnis Online Memang Tidak Mudah, Tapi Kamu Bisa! Setiap seller online pasti menghadapi…
This website uses cookies.
View Comments
Mana fiksimininya?
Ini Fiksimini dari kontes #fmidol6 :
BANG TOYIB PULANG | Jendela berlumuran darah lagi.
Ini Fiksimininya :)
BANG TOYIB PULANG | Jendela berlumuran darah lagi.