“Pa, mau anak laki-laki atau anak perempuan?”
“Laki-laki dong, Ma…”
“Tapi, si Kakak udah cowok. Anak kedua kita cewek ya, Pah?”
“Hmm.. Papa lebih suka anak cowok, Ma. Kalau cewek susah jagainnya. Apalagi dengan perkembangan jaman yang makin edan. Tuh, mama lihat di televisi. Banyak kasus pemerkosaan bahkan di sekitar kita aja beberapa anak SMP ada yang hamil duluan…” Ucap Papa panjang lebar.
“Yah, papa. Ga gitu juga kali, asal kita beri bekal agama insyaallah anak kita baik-baik aja.”
“Pokoknya, Papa ga mau ma!”
Mama terdiam.
Aku yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka merasa sedih. Padahal, baru saja aku menerima suratan bahwa aku nanti akan dilahirkan sebagai anak perempuan.
Memilih kursus tambahan bagi anak tentu saja sering kali menambah kekhawatiran baru bagi orang tua.…
Kamu suka baca puisi gak? Aku baru aja namatin satu buku puisi karya Joko Pinurbo…
Penguasaan fondasi matematika pada usia dini 4 hingga 12 tahun memegang peranan krusial dalam membentuk…
Hari Selasa, 7 Oktober 2025 lalu, saya berkesempatan menghadiri Kegiatan XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya 2025…
Di balik nama Dr. Arius Satoni Kurniawansyah, S.Kom., M.Kom. tersimpan perjalanan panjang yang sarat perjuangan,…
Semangat, Memulai Bisnis Online Memang Tidak Mudah, Tapi Kamu Bisa! Setiap seller online pasti menghadapi…
This website uses cookies.
View Comments