Hari ini di keranjang belanja,
Kita temukan jengkol, petai dan udang
Dua yang pertama kesukaanmu,
Sedang yang terakhir favoritku
Seperti kita yang terkadang saling rajuk karena situasi yang tak sesuai,
Aku mabuk oleh bau pesing,
Engkau alergi dengan si udang
Lalu munculah mangga, durian dan alpukat
Dua yang pertama hanya ada ketika musimnya
Sedang yang terakhir seperti selamanya
Buah mangga yang kuidamkan, ternyata sulit ditemukan
Juga durian yang kau larang, ternyata pernah kau makan sendiri diam-diam
Lalu si alpukat adalah penengah yang baik untuk kita sayang…
Tanpa perlu diidam-idamkan dan sembunyi diam-diam
Begitulah kehidupan,
Kadang seperti jengkol dan petai
Tak kusuka tetapi tetap kuhidangkan
Kadang juga seperti udang,
Membuatmu gatal tetapi sedikit-sedikit tetap kau santap
Kehidupan juga sering seperti mangga,
Diidamkan tetapi sulit dicapai,
Lain waktu kehidupan berubah seperti durian,
Kita sukai tetapi hanya kau yang menikmati
Atau menjadi seperti alpukat,
Kita nikmati bersama, dengan bayi kita, yang bernama bahagia.
Jengkol, petai, udang, mangga, durian dan alpukat
Mana yang akan kita pilih?
Hari ini di keranjang belanja,
Kita memilih masing-masing kesukaan, tanpa perlu kehilangan rasa.
Memilih kursus tambahan bagi anak tentu saja sering kali menambah kekhawatiran baru bagi orang tua.…
Kamu suka baca puisi gak? Aku baru aja namatin satu buku puisi karya Joko Pinurbo…
Penguasaan fondasi matematika pada usia dini 4 hingga 12 tahun memegang peranan krusial dalam membentuk…
Hari Selasa, 7 Oktober 2025 lalu, saya berkesempatan menghadiri Kegiatan XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya 2025…
Di balik nama Dr. Arius Satoni Kurniawansyah, S.Kom., M.Kom. tersimpan perjalanan panjang yang sarat perjuangan,…
Semangat, Memulai Bisnis Online Memang Tidak Mudah, Tapi Kamu Bisa! Setiap seller online pasti menghadapi…
This website uses cookies.