“Perempuan macam apa yang ga bisa masak? Lelaki macam apa yang ga bisa nyari duit?” Teriaknya tiba-tiba
“Ngomongin apa sih, Ca?” Tanyaku heran.
“Emansipasi, Dis! Persamaan derajat apanya? Dunia mulai terbalik. Lelaki ngurusin rumah, perempuan cari biaya rumah tangga!”
“Kok tiba-tiba bahas ginian?” Selidikku.
“Tuh, liat laki bini di kontrakan sana. Bininya pulang malam, kerja. Lakinya tidur ngangkang ngasuh anak. Lelaki kok kayak gak punya harga diri!”
Aku mengerutkan keningku. Tak biasanya Ca di pagi buta sudah bangun. Nah, ini malah tiba-tiba ribut soal emansipasi.
“Kok kamu peduli, Ca?”
“Gue hamil! Anak dia!”
Aku. Mengelus perutku yang juga mulai membesar.
Memilih kursus tambahan bagi anak tentu saja sering kali menambah kekhawatiran baru bagi orang tua.…
Kamu suka baca puisi gak? Aku baru aja namatin satu buku puisi karya Joko Pinurbo…
Penguasaan fondasi matematika pada usia dini 4 hingga 12 tahun memegang peranan krusial dalam membentuk…
Hari Selasa, 7 Oktober 2025 lalu, saya berkesempatan menghadiri Kegiatan XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya 2025…
Di balik nama Dr. Arius Satoni Kurniawansyah, S.Kom., M.Kom. tersimpan perjalanan panjang yang sarat perjuangan,…
Semangat, Memulai Bisnis Online Memang Tidak Mudah, Tapi Kamu Bisa! Setiap seller online pasti menghadapi…
This website uses cookies.
View Comments
Eh, emansipasi, topik seru
Agak bingung sih sebenarnya, tapi seru ya
buset endingnya klimaks! pecah.. jaman sekarang ya.. susah ngomongin fitroh manusia dengan dalih emansipasi