Lagi mabuk puisi ini. Aduh, aduh… bawaannya pengin mengheningkan jiwa aja tiap dengar musikalisasinya yang dinyanyikan sama Manji.
Maaf ya kalau yang follow saya di beberapa akun medsos isinya cuma tetang puisi yang ini lagi dan lagi. Semoga ga bosan. Hahahaha…
Check this out, babe!
*semoga ga ada salah penulisan*
Bulan sembunyi di matamu.
Tiap-tiap membuka, malam
begitu cemerlang di hatiku.
Embun rimbun di bibirmu.
Tiap-tiap menganga, hening
meletus di jantungku.
Aku ingin bersepi-sepi, karena pada
tiap-tiap sepi kutemukan dirimu
lebih lama dari biasanya,
lebih senyap dari lepuh subuh,
lebih hening dari bening embun.
Tuhan, yang kamu cintai,
adalah yang secara rahasia
mengajariku cara mencintaimu
(Bulan, Embun, dan Kamu)
Pohon Duka Tumbuh di Matamu: Sehimpun Sajak Rindu
by Khrisna Pabichara
Memilih kursus tambahan bagi anak tentu saja sering kali menambah kekhawatiran baru bagi orang tua.…
Kamu suka baca puisi gak? Aku baru aja namatin satu buku puisi karya Joko Pinurbo…
Penguasaan fondasi matematika pada usia dini 4 hingga 12 tahun memegang peranan krusial dalam membentuk…
Hari Selasa, 7 Oktober 2025 lalu, saya berkesempatan menghadiri Kegiatan XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya 2025…
Di balik nama Dr. Arius Satoni Kurniawansyah, S.Kom., M.Kom. tersimpan perjalanan panjang yang sarat perjuangan,…
Semangat, Memulai Bisnis Online Memang Tidak Mudah, Tapi Kamu Bisa! Setiap seller online pasti menghadapi…
This website uses cookies.