Home » Resep Ala Kadarnya

Resep Ala Kadarnya

5 Tempat Makan Favorit di Bengkulu yang Pernah dikunjungi

Bengkulu punya banyak restoran atau tempat makan yang lagi hits loh. Tapi dari sekian banyak restoran, aku baru coba beberapa saja. Nah, ini 5 tempat makan favorit di Bengkulu versi aku yang pernah aku kunjungi dan beberapa selalu didatangi lagi. …

Read More

10 Ragam Kue Kering Lebaran

Ragam kue kering lebaran berikut ini bisa jadi inspirasi Mama untuk menyambut lebaran. Apa aja nih? 1. Nastar Yass, urutan pertama tentu saja nastar. Kue kering lembut nan crunchy yang biasanya berisi selai nanas ini selalu ada di meja hidangan saat …

Read More

Menu Kuliner Warisan Keluarga dan Kenangan Masa Kecil

Setiap keluarga tentu memiliki menu kuliner warisan keluarga ya, moms? Aku sendiri sih ga jago masak, tapi suka makan. Apalagi masakan mama itu entah mengapa selalu enak. Betul gak, moms? Aku udah pernah nyobain juga sih bikin menu kuliner sesuai resep …

Read More

Tips Memperbaiki Nafsu Makan Si Kecil Saat Sakit dengan Menu Piring Gizi Seimbang

Menu Piring Gizi Seimbang itu Penting untuk Pemulihan Tubuh Anak Saat Sakit

“Jangan makan yang asam atau pedas. Makan nasi ya, jangan jajan terus. Makan sayurnya dibanyakin. Rebus-rebusan aja” Kata perawat di rumah sakit saat kami membawa Adis berobat ketika terkena demam dan diare.

Sebenarnya Adis makannya cukup terkontrol karena aku termasuk selektif memilih makanan dan menyiapkan makanannya sendiri. Akan tetapi, namanya anak-anak ya kadang jajan di luar juga. Belum lagi kebiasaan Adis menggigit kuku atau memasukkan mainan ke mulut. Jadi deh itu bakterinya berkembang biak. Akhirnya, ditambah kondisi badannya yang tidak fit, masuk angin juga karena bolak-balik sekolah naik motor jadi lah ia tepar. wah, ga bisa dibayangkan betapa galau emaknya saat itu.

Alhamdulillah setelah beberapa hari perawatan, Adis sembuh. Nah, PR-nya adalah mengembalikan nafsu makan Adis karena demam dan diare. Makannya juga sedikit sekali. Nah, kali ini berdasarkan pengalaman aku kemarin, aku mau ngasih tips buat moms gimana cara memperbaiki nafsu makan si kecil saat sakit atau setelahnya.

Day 1 – Hello, Happy Kid!

Di hari pertama dia hanya mau makan bubur nasi yang di kasih air gula serta roti. Mau dipaksain makan seperti biasa juga ga mungkin. Pokoknya di pikiran saya saat itu yang penting perutnya terisi dulu. Biar bisa minum obat. Di hari ini penting banget menjaga mood si kecil agar tidak makin rewel. Jadi, ya aku kasih aja apa yang dia mau makan. Asalkan bukan makanan pantangannya. Selain itu diladenin banget dia maunya mainan apa. Hihihi.. Pokoknya bikin dia senang deh.

Day 2 – Masakkan Menu Kesukaan Si Kecil

Hari kedua, Adis mulai mau disuapin nasi dengan lauk pauk walaupun tidak banyak. Untuk mensiasatinya aku berusaha memasak makanan kesukaan Adis. Tentunya dengan pertimbangan saran dari dokter. Terus aku ingat menu piring gizi seimbang yang pernah aku baca di blog salah seorang teman. Sepertinya cocok buat Adis yang perlu banyak makan sayur dan tentunya bisa mengguggah selera makannya. Jadi, aku mulai memikirkan mau masak apa nih buat dia? Kebenaran, Adis suka banget sama nugget dan ada stok juga di kulkas. Wah, bisa jadi ide bagus nih!

Chicken Stick Original So Good

Day 3 – Menu Piring Gizi Seimbang

Di hari ketiga, berbekal So Good siap masak Chicken Stick Original, aku siap bikin sarapan menu piring gizi seimbang buat Adis. Sayangnya, aku kehabisan stok sayuran hijau. Hanya ada sepotong wortel dan kentang. Mau nungguin mamang tukang sayur, ya kelamaan. Keburu Adisnya bangun. Terus, aku ingat sama tiga batang pohon katuk di samping rumah, sudah lama ga dipanen. Kupetik pucuk-pucuk daunnya yang muda, supaya Adis nanti tidak susah mengunyah dan perutnya aman untuk mencerna.

Daun Katuk Hasil Panen

Sayuran yang baru dipetik rasanya emang berbeda dibandingkan kalau beli di pasar. Biar lebih menarik, aku bikin bento ala-ala. Nasinya aku kepal jadi kepala Olaf (boneka salju di film Frozen). Terus, So Good Chicken Stick Original yang sudah kugoreng aku jadiin mata, hidung dan rambutnya. Untuk mulutnya si Olaf, aku bentuk dari wortel. Hasilnya, taraaaa… Adis suka sekali. Alhamdulillah, nasi dan lauknya kandas disantap Adis.

Bento Olaf Ala-Ala

Kebayang dong betapa senang aku ini sebagai emaknya? Walaupun di hari ketiga Adis masih bolak-balik ke toilet, kalau liat pola makannya membaik rasanya bikin lega. Hal yang aku pelajari juga setelah mengamati menu piring gizi seimbang, ternyata aku masih kurang banyak nambahin sayurannya. Soalnya seingat aku saat itu, sayurannya cuma 15 persen dari total makanannya. Padahal seharusnya 35 persen.

By the way, dari tadi aku ngomongin menu piring gizi seimbang. Jangan-jangan ada yang belum tahu nih maksudnya apa? Buat yang belum tahu apa itu menu piring gizi seimbang, ini ya fotonya:

Menu Piring Gizi Seimbang (sumber: web So Good)

Jadi kalau diperkirakan secara sederhana, jumlah banyaknya nasi haruslah sama dengan jumlah banyaknya sayuran setiap satu kali makan. Banyaknya buah sama dengan banyaknya jumlah protein yang masuk ke tubuh. Itu baru namanya gizi seimbang. Pencerahan banget buat aku sebagai emak-emak yang biasanya ngasih sayurannya 15 persen aja. Kadang juga ga habis dimakan sama Adis.

4. Buah-buahan juga penting, loh

Oya, untuk buah-buahan aku juga cukup selektif memberikannya pada Adis karena dia alergi buah tertentu. Saat itu yang aku siapkan anggur hitam dan hijau yang rasanya manis banget. Jadi aman buat Adis yang belum bisa makan makanan yang asam.

Nah, moms itu dia tips memperbaiki nafsu makan si kecil dengan menu piring gizi seimbang. Semoga bermanfaat ya…