Arsip Tag: Jalan-jalan

Menikmati Festival Bumi Rafflesia via Twitter

Hai, beberapa waktu lalu di Bengkulu diadakan Festival Bumi Rafflesia, loh. Acara yang juga mengusung konsep acara berupa famtrip ini mengundang blogger dari berbagai penjuru Indonesia untuk menikmati indahnya Bumi Rafflesia. Wow… selamat ya, buat yang sudah terpilih. Nah, dari Blogger Bengkulu sendiri ada 6 orang perwakilan yang mengikuti kegiatan ini selama 3 hari, mulai tanggal 21 – 23 Juli 2017. Sayangnya, saya tidak dapat mengikuti kegiatan tersebut karena harus menunaikan kewajiban mencerdaskan anak bangsa dan anak sendiri. Hihihi… Alhasil, saya menikmati acara ini via timeline Twitter saja. Seru dan baper! Yuk, kita intip hasil bapernya saya dari timeline twitter…

Hari Pertama 21 Juli 2017

Sesuai agenda yang sempat saya baca, hari pertama ini para blogger tiba di Bandara Fatmawati Bengkulu dan langsung menuju Kabupaten Rejang Lebong untuk makan siang di Lesehan Pancur. Berdasarkan timeline katanya view di sini kece loh… Menunya pun enak, biar ga baper sambil laper mending liat view tempatnya aja ya 😛

Lesehan Pancur

Lesehan Pancur @mas_eddy80

Selesai istirahat dan makan siang, peserta famtrip melanjutkan perjalanan menuju Danau Mas Harun Bastari. Di sini para peserta dapat menikmati keindahan alam Danau Mas Harun Bastari Iyes, kakak. Di sini tempatnya selfie banget soalnya saat ini lokasi di sekitar sini mulai dipercantik untuk menyambut Flower Garden Festival yang direncanakan akan dilaksanakan tahun 2018. Jadi, ga heran kalau banyak bunga-bunga bertebaran di timeline Twitter. Kayak gini…

taman bunga dan kawasan selfie Danau Mas Harun Bastari @NittaSellya

taman bunga dan kawasan selfie Danau Mas Harun Bastari @NittaSellya

Hih! Bikin iri pengin selfie! Makin baper waktu liat kegiatan berikutnya kakak… menuju Kabupaten Kepahiang untuk melihat konservasi Bunga Bangkai (Amorphopallus Titanum) ditambah lagi bonus bisa selfie bareng bunga terbesar si Rafflesia yang emang jadi ikon Provinsi Bengkulu. Ah, saya yang lahir di Bengkulu aja belum pernah selfie bareng… *tutup akun twitter

Bunga Rafflesia @NegeriID

Bunga Rafflesia @NegeriID

Bunga Bangkai @puspitayn19

Bunga Bangkai @puspitayn19

Yes, setelah baper liat peserta famtrip ini di antara bunga-bunga, saya ga posting ya foto mereka makan malam di Restoran Setia Utama karena acara di hari kedua lebih seru. Yuk, lanjut!

Hari Kedua 22 Juli 2017
Festival Bumi Rafflesia Bengkulu 

Hmm… para peserta famtrip akhirnya menuju venue acara Festival Bumi Rafflesia di Sport Center Pantai Panjang. Acaranya menikmati keindahan Pantai Panjang sambil mengunjungi Festival Kopi Bengkulu dan tentu saja sorak-sorak bergembira melihat para pelari -atlet Triathlon menuju garis finish.

pantai panjang @Lenny_diary

pantai panjang @Lenny_diary

Kemudian, mereka kembali makan siang kakak… di salah satu resto yang emang makanan seafoodnya enak banget. Lagi-lagi aku ga mau share ah fotonya, kecuali kalau diajakin makan gratis juga di sini. *kode keras

Enak ya kerjaannya jalan-jalan terus makan-makan. Heu.. setelah makan siang di Marola Resto rombongan famtrip ini lanjut city tour dimulai dari mengunjungi Museum Bengkulu, Rumah Bung Karno, sightseeing Kota Bengkulu yang melewati Masjid Jamik, Balai Raya Semarak Bengkulu, Lapangan Merdeka, Tugu Thomas Paar sambil menuju Fort Marlborough.

Musik Doll dan Tari tradisional Bengkulu @Lenny_diary

Musik Doll dan Tari tradisional Bengkulu @Lenny_diary

Sesampainya di sana disambut Doll Performances juga. Doll ini alat musik tradisional Bengkulu yang udah mendunia, loh.

Kegiatan hari kedua ini di akhiri dengan Gala Dinner Farewell di KRI, Pelabuhan Pulau Baai. Please, momen langka banget bisa makan malam di atas kapal perang.

Gala dinner di Kapal Perang @atemalem

Gala dinner di Kapal Perang @atemalem

Hari Ketiga 23 Juli 2017

sentra oleh-oleh Bengkulu @walterpinem

sentra oleh-oleh Bengkulu @walterpinem

Waktunya belanja! Rombongan famtrip menuju sentra oleh-oleh di Anggut atas untuk berbelanja makanan dan souvenir khas Bengkulu kemudian mengikuti acara penutupan dan Press Conference serta makan siang di Hotel Santika sebelum akhirnya diantar menuju Bandara untuk terbang kembali ke asal.

Baca juga: Kegiatan Festival Bumi Rafflesia 2017 Bengkulu

Gimana? Seru dan bikin baper yang ga bisa ikut ya kegiatannya. By the way, Terimakasih sudah mengunjungi Bengkulu. Pasti berkesan ya? Jangan lupa visit Bengkulu lagi kakak!

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tantangan #nulisserempak dari Blogger Bengkulu dengan tema #FestivalBumiRafflesia

Serunya Nonton Kontes Burung dan Mengunjungi Lokasi Budidaya Jamur Tiram!

Serunya Nonton Kontes Burung!

Hai, nama aku Andara. Panggilannya Adis. Hari minggu kemarin, aku ikut Bapak aku nonton pertandingan burung. Di sana banyak banget burung kayak Tweety-nya aku (Kenari), ada juga Love Bird, Murai Batu, Kolibri, Cucak Ijo, Kacer, dan lain-lain. Lokasinya di Jalan Padat Karya 28 Kota Bengkulu. Orang yang datang ramai sekali. Motor dan mobilnya berjubel, belum lagi ditambah berpuluh mungkin juga beratus burung dalam sangkar. Pokoknya padat banget.

love bird

Jenis burung ini namanya Love Bird

Saat perlombaan, burung-burung tersebut digantungkan di dalam tenda yang diberi nomor. Kemudian para juri menilai suara dari tiap burung. Panjang pendeknya, lagunya, kencang suaranya. Seperti orang kalau lomba ngaji aja ya… tapi aku ga begitu ngerti, sih. Jadi, aku main pasir aja selama Bapak nonton lombanya. 😀

Nah, para juri menilai burung-burung tersebut dengan meletakkan berbagai warna bendera. Merah, kuning, dan hijau. Berdasarkan wawancara seorang ibu dan keluarganya yang juga ikutan lomba, katanya kalau burung itu suaranya bagus, benderanya warna hijau dan merah, tetapi kalau biasa aja warnanya hanya kuning. Terus kalau burungnya ga nyanyi? Ya, ga dapat benderanya, dong. Ternyata, Love Bird kepunyaan sang ibu berhasil memenangkan juara 3! *tepuk tangan. Bagi burung yang keluar sebagai pemenang ada piala dan  lengkap dengan piagamnya juga, loh. Hihihi… Lucu, ya sama kayak aku dulu menang lomba ekspresi ceria.

Juri

Juri Kontes Burung sedang Melakukan Penilaian

Durasi lombanya secara keseluruhan cukup lama, bayangin aja deh aku yang datang setelah shalat dzuhur dan kemudian pulang setelah azan ashar berkumandang aja itu perlombaan belum selesai. Katanya bisa sampai pukul 6 sore. Uwaahhh… aku kan mau mandi kalau udah sore jadi aku pulang duluan, dong.

Asiknya Mengunjungi Tempat Budidaya Jamur Tiram

Budidaya Jamur Tiram

Budidaya Jamur Tiram

Sebelum pulang, karena Bapak aku masih sibuk sama teman-temannya, aku dan ibu aku cari kesibukan lain. Ga jauh dari lokasi lomba aku liat banyak abang-abang yang jajan. Waktu aku tanya ibu, katanya itu orang jualan jamur. Terus, ibu ngajakin aku masuk ke tempat budidaya jamur. Jamurnya banyak banget. Ada yang baru mulai dikembangbiakan, ada juga yang sudah siap panen. Kata Bapak yang punya tempat budidaya itu, dari tahap persiapan sampai ke masa panen hanya membutuhkan waktu 1,5 bulan saja, loh. Harganya pun murah, sekilo jamur hanya Rp. 20.000. Jamurnya tentu masih seger banget karena langsung dipetik. Beda kalau beli di pasar, sudah mulai layu dan harganya pun untuk seperempat kilo bisa Rp. 6.000.

Aku kan jadi ngiler liat abang-abang makan sate jamur. Akhirnya, ibu beliin aku sepiring sate jamur plus lontongnya. Kuahnya pakai kuah kacang. Harganya cuma Rp. 12.000 untuk seporsi sate jamur. Aku pesennya ga pedas, soalnya aku belum suka makanan yang terlalu pedas. Tapi soal rasanya, beuh kayak makan sate ayam. Enak!

sate jamur tiram

sate jamur tiram enak

Selain sate jamur, Bapak Karmidi juga mengolah jamurnya menjadi berbagai macam variasi makan serba jamur. Nih, kalian bisa liat di sini ya… sudah ibu aku fotoin plus harganya. Ada jamur krispi, mie goreng jamur, nasi goreng jamur, dan banyak lagi.

Daftar Menu

Daftar Menu dan Lokasi Outlet

Oya, kalau teman-teman mau nyicip makanan olahan jamurnya bisa datang langsung ke alamat outlet yang tertera di foto. Soalnya Pak Karmidi ini sehari-harinya berjualan di sana. Jaraknya ga terlalu jauh dengan tempat budidayanya. Jadi kalau kalian penasaran mau liat tempat budidayanya, bisa banget. Btw, besok-besok aku mau coba Kuetiau jamurnya, ah…

Nah, itu tadi cerita tentang liburan aku hari minggu. Seru, kan? Nantikan cerita aku selanjutnya, ya? Sampai jumpa! Puyu puyu :*

#Day6: Alasan Mengapa Saya Bermimpi Pergi ke Makasar

Kalau kalian punya kesempatan memilih satu tiket gratis ke penjuru Indonesia, kalian pilih ke mana?
Bali?
Sabang?
Merauke?
Raja Ampat?

Kalau saya bakalan milih ke Makasar, Sulawesi Selatan. Mengapa? Karena di sana banyak penulis-penulis hebat yang ingin saya temui.

Kenal Aan Mansyur @hurufkecil?
Mungkin yang belum kenal tapi sudah nonton film AADC2 (Ada Apa dengan Cinta 2) harus tahu kalau puisi yang ada di film itu karya Aan Mansyur, bahkan buku puisinya yang berjudul “Tidak Ada New York Hari Ini” dalam sekejap habis terjual dengan jumlah yang fantastis. Selain itu, Saya juga penasaran dengan perpustkaan yang dia kelola.

image

(Foto diambil dari @Gramedia)

Orang kedua yang mau saya temui di Makasar adalah Daeng Khrisna Pabichara @1bichara. Sudah pernah baca bukunya Daeng yang satu ini? Kalau belum kamu harus coba baca “Gadis Pakarena” atau buku barunya, “Natisha”. Saya selalu penasaran bagaimana dia bisa menulis cerita yang berunsur kedaerahan tetapi tidak terkesan membosankan. Pembaca ditarik perlahan untuk memahami adat satu daerah tanpa harus mengerutkan dahi. Hasilnya saya ga berhenti baca bukunya sampai selesai dalam sekali duduk.

image

Selanjutnya yang mau saya temui mungkin Kak Rendra Jakadilaga @therendra. Mengapa? Karena melalui dia saya banyak mengenal penulis penulis keren di Indonesia. Moderatornya Fiksimini Idol ini bikin saya secara tidak langsung berusaha lebih keras belajar menulis lagi dan lagi. Penasaran dengan Fiksimini? bisa ke akun @fiksimini

image

Terakhir, saya mau ke Makasar karena di sana banyak makanan enak.  Coto Makassar, Roti Maros, Jalangkote, Bassang, Kue Tori, Palubutung, Pisang Ijo, Sop Saudara dan Sop Konro. Hmmm penasaran pengin dicicip semua langsung dari asalnya. Selain itu mau menyaksikan tari tradisional, Tari Pakarena seperti yang ditulis dalam bukunya Daeng Khrisna. It must be an extraordinary dance at all!

The last but not the least, mau ke Pantai Losari. Yah, have fun ajah. Meski di sini juga ada pantai. Kayaknya kalo ke Makasar  belum ke sini, rasanya seperti belum sampai Makasar. Hehehe

Jadi, kalau kamu punya kesempatan memilih mau ke mana dan ketemu siapa?

*lebih lanjut tentang Makasar bisa baca di sini*

Senja di Pantai Panjang Bengkulu

Sedikit berbagi hasil jalan-jalan hari ini setelah shopping-shopping sama adek-adek, lanjut liat sunset (niatnya) tapi ternyata ga terlalu jelas. Tapi sore yang cukup indah untuk dinikmati kan? 😀
Ini foto dari salah satu objek wisata di Kota Bengkulu: Pantai Panjang (Long Beach)
Beneran panjang sih kalau jalan kaki di sepanjang pinggiran pantai lumayan buat kaki lemes 😛

Ada apa aja, sih?

Pasirnya putih, sepanjang pantai ditumbuhi pohon-pohon cemara.
Kalau jalan-jalan terus lapar, ga perlu khawatir di pinggiran pantai banyak kios-kios pedagang makanan, bahkan penjual keliling. Mulai dari makanan ringan sampai makanan berat atau hasil laut itu sendiri. Kepiting, lobster, udang goreng… Yummy (˘ڡ˘)

Yang namanya ke pantai sih di mana-mana asiknya pagi atau sore hari. Soalnya bisa jogging atau sepedaan, banana boat juga ada loh di sini, sekali waktu ada juga slalom contest. Pasalnya di sini ada yang namanya sport center, jadi ada gedung khususnya juga buat main bulu tangkis, tennis, futsal atau go kart. Asik kan?

Buat yang malas keringatan, bisa olahraga mata alias ngadem di Mall, shopping! (hihihihi :P)
Masalah penginapan atau hotel, banyak kok tinggal pilih mau kelas apa, mulai dari hanya menginap atau mau clubbing sekalian. Sesuaikan dengan kebutuhan dan keuangan.
Jeleknya sih yang paling parah satu: SAMPAH! Sedikit berserakan, padahal beberapa gerakan pemuda atau perkantoran sudah mulai melakukan gerakan bersih-bersih pantai. Tapi… Ya gitulah, susah membiasakan membuang sampah pada tempatnya, apalagi kalau susah ditemukan di sepanjang pantai.

Gitu sih sedikit cerita, kalau ke Bengkulu jangan lupa kunjungi Pantai Panjang ini. Boleh hubungi saya kalau mau teman jalan 8-D
Masih ada objek wisata lainnya seperti Benteng Marlborough, Danau Dendam Tak Sudah, Bunga Raflesia, Rumah Bung Karno, dan lain-lain.
So, visit Bengkulu- visit Indonesia
ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ