Flash Fiction

Kenalan Yuk!

“Hai, boleh kenalan?” Aku memasang senyum. Ia pun tersenyum.
“Gue Robi, kamu?” “Lana.”
Kami sekilas beradu pandang.
“Sudah lama kerja di sini?”
Ia mengangguk, menuang minuman ke gelas.
Aku menyeruputnya perlahan, membiarkan minuman itu mengisi ruang-ruang kosong di tenggorokanku.
“Tak keberatan kan menemaniku?”
“Tentu tidak. Tak membawa teman untuk mengobrol?”
Aku menggeleng. “Jomblo” tukasku.
Ia tersenyum seolah terbiasa dengan jawabanku yang terkesan standar baginya.
“Satu atau dua gelas wine takkan membuat mabuk.” Ucapnya.
Aku memberi kode supaya ia menuangkan lagi isi botol itu.
“Ada apa?” Tanyanya tiba-tiba ketika melihatku berhenti minum.
“Kau pulang sendiri nanti, Lana? Boleh aku mengantarmu pulang?” Tawarku.
Ia terdiam.
***
Ku tatap cermin besar di ruangan. Cukup latihan hari ini, terlalu banyak menduga-duga. Esok aku akan menemuinya di sana.

Previous Post Next Post

You may also like

6 Comments

  • Reply Kak tiga garis bawah èL

    to the point:
    endank! cerita kamu kurang ajar! *kutipan mas dhani ahmad*

    Januari 14, 2013 at 6:23 am
    • Reply apura

      makasih kak tiga garis bawah 🙂
      ajarin dong, biar makin kurang ajar! xD

      Januari 14, 2013 at 1:12 pm
  • Reply irfanaulia

    Ini ada lanjutannya kan?

    Januari 14, 2013 at 9:08 am
    • Reply apura

      sila dibaca hari ke-2 nya kak! :))

      Januari 14, 2013 at 1:12 pm
  • Reply ManDewi

    Ditunggu lanjutannya. :))

    Januari 14, 2013 at 11:48 am
    • Reply apura

      siappp! sila dibaca hari ke-2nya 😀
      terimakasih sudah berkunjung

      Januari 14, 2013 at 1:14 pm

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.