Arsip Kategori: Resep Ala Kadarnya

Cocktails Kalamansi Resep Praktis Ramadhan

sumber: Wikipedia

Jeruk Kalamansi

Halo halo balik lagi di kategori resep ala kadarnya 😁 kali ini mau bagiin resep Cocktails Kalamansi yang seger banget buat buka puasa.

Cocktails alias es buah biasanya selalu dijumpai di kios pedagang minuman. Nah, bedanya resep saya kali ini menggunakan sirup Kalamansi sebagai dasar rasanya.

Sudah tau dong betapa terkenalnya sirup yang berasal dari Bengkulu ini? Sirup yang dibuat dari sari jeruk Kalamansi dan dimasak dengan tambahan sedikit air dan  gula ini punya cita rasa yang khas. Selain itu kaya vitamin C  juga loh…

Kebenaran di rumah masih ada sirup Kalamansi, buah melon dan apel. Yuk, langsung eksekusi.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  1. Sirup Kalamansi secukupnya
  2. Melon (potong dadu)
  3. Apel (potong dadu), atau buah-buahan lainnya
  4. Air matang secukupnya
  5. Es batu secukupnya

Cara membuat:

  1. Masukkan potongan buah ke dalam sebuah wadah
  2. Tuang sirup Kalamansi secukupnya
  3. Tambahkan air matang
  4. Aduk hingga sirup Kalamansi larut
  5. Tambahkan es batu, sajikan.

Tips: sirup Kalamansi punya rasa asam manis yang segar, kalau kamu lebih suka rasa yang manis bisa tambahkan gula yang telah dilarutkan terlebih dahulu dengan air hangat.

Cocktails Kalamansi - mminuman segar untuk berbuka puasa

Cocktails Kalamansi – minuman segar untuk berbuka puasa

Mudah banget ya cara bikinnya? Ga menyita banyak waktu. Kamu juga bisa kombinasikan buah-buahannya sesuai selera kamu. Sampai jumpa lagi di resep alakadarnya! 😉

Baca juga tulisan teman saya tentang Ramadhan yang Selalu dirindukan ada banyak cerita tentang bulan Ramadhan di sana.

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tantangan #nulisserempak Blogger Bengkulu

Tentang #RamadhandiBengkulu yuk kita ramaikan. 😊

Resep Mudah Donat Mini Lembut dan Enak

Beberapa waktu lalu saat liburan, iseng bikin donat. Setelah browsing sana sini dan modifikasi di mana-mana dengan bahan dan alat ala kadarnya akhirnya jadi juga donatnya. Yuk, dicek bahan dan cara membuatnya…

Bahan-bahan:

250 gram tepung terigu. *aku kira-kira aja seperempatnya. Soalnya nyetok kiloan

1 butir kuning telur. *putihnya dicampur di adonan bakwan jagung sayur. Resep nyusul ya

2 sendok makan gula pasir

2 sendok makan susu bubuk *aku pakai susu bubuknya Andara, kebetulan rasanya vanila

1 sendok teh Fermipan

1 sendok makan Margarin *aku pakai blue band serbaguna. Sesuain stok di rumah 😀

100 ml Air *aku nakarinnya pakai botol susu anak gadis di rumah. 😛

keju, meises, susu kental manis untuk topping donat secukupnya. Boleh juga pake gula halus, selai roti atau apa aja deh yang ada di rumah.

secukupnya minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

  1. Aduk gula, fermipan dan kuning telur sampai gula larut. (Aku aduk pake sendok aja, adanya cuma sendok ga punya mixer atau alat lainnya. Jadi, gulanya ga gitu larut. Wkwkwkwk).
  2. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, lalu aduk rata.
  3. Tambahkan air dan uleni (pake tangan ya) sampai setengah kalis. Masukan margarin (margarinnya ga aku cairkan kok, langsung cemplungin aja) dan uleni sampai kalis.
  4. Tutup adonan dengan serbet dan biarkan satu jam. (Bisa ditinggalin beres-beres rumah, nyuci piring atau nonton drakor)
  5. Kempiskan adonan (kalo ga ngembang setelah sejam ya lanjut aja, hajar!) bagi menjadi kira-kira 15 buah bola-bola dan biarkan kurang lebih 15 menit. (karena ga sabaran nunggu setelah dibulatkan dan dibolongi, aku langsung goreng aja)
  6. Bentuk bulatan bola menjadi bentuk donat, dengan cara bolongin aja dengan jari. Pastikan jarinya ga bekas ngupil. Kalau agak lengket, bisa pake tepung terigu kok untuk membentuk bola-bola atau melubangi donatnya.
  7. Panaskan minyak dan goreng donat dengan api sedang agar matang hingga ke bagian dalam dan warnanya berubah keemasan eh kecokelatan
  8. Oleskan mentega atau margarin ke atas donat yang telah matang, taburi mesis, keju dan susu. Hasilnya donat mini lembut siap disantap

Andara suka banget makan topping kejunya. Tapi, donatnya juga kok. Selamat mencoba resep donat mini ini!

 

Nasi Tim Daging Cincang

Selamat pagi! Kali ini saya belajar masak lagi sama mama mertua. Menu kali ini buat si kecil Andara yang sudah 9 bulan, nama masakannya Nasi Tim Daging Cincang.

Jadi, ceritanya nih waktu bikin rendang kemarin, dagingnya saya ambil sepotong untuk dicincang halus. Nah, pagi ini daging cincangnya saya olah buat nasi tim. Selain daging, bahan lain yang diperlukan antara lain wortel dan buncis, boleh juga ditambah jagung manis yang dicincang halus supaya cepat matang. Bahan utamanya tentu saja beras sekitar tiga sendok makan. Jangan lupa semua bahan dicuci terlebih dahulu, ya? Iya. 🙂

Cara pengolahannya cukup mudah, masukan daging cincang, beras, dan tambahkan air yang perbandingannya 1:4. Tadi saya isi airnya kira-kira 3/4 panci kecil yang saya gunakan untuk memasak nasi tim.

Tutup pancinya dan tunggu sampai mendidih. Kalau sudah mendidih, masukan sayuran yang sudah dicincang tadi dan aduk sesekali agar nasinya tidak mutung/berkerak. Masak sampai nasinya lembut dan mengental. Jadinya mirip-mirip bubur ayam gitu deh… Jangan lupa tambahkan sedikit garam biar gurih. Hidangkan setelah nasinya dingin atau udah bisa dimakan sama si kecil.

Menu ini bisa buat satu hari, alias tiga kali makan si kecil. Maklum, sebagai ibu yang bekerja kantoran agak repot kalau setiap kali baby mau makan harus masak dulu. Kalau makannya banyak, berarti porsi masaknya boleh ditambah. Hehhehe..

Masa peralihan dari makan bubur ke nasi tim ini kadang juga bikin si kecil susah nelan makanannya. Jadi, terkadang nasi timnya Andara dihalusin lagi deh pake sendok biar ga tersedak saat makan. Dan Andara suka banget dengan menu ini. Oya, dagingnya boleh diganti dengan telur ayam kampung, ikan, atau ayam. Variasiin aja biar si kecil tidak bosan. Selamat mencoba! 😀

Resep Rendang via Telepon ala Saya dibimbing Mama Mertua

Haloo! Jumpa lagi dengan Saya, ibu satu anak yang baru belajar memasak. Kali ini saya memasak rendang. Makanan khas Sumatera Barat ini sangat terkenal. Menggunakan daging sapi, kelapa goreng, rempah-rempah dan santan. Berikut langkah-langkah yang saya tempuh hingga rendang saya matang (?)

Pertama, beli dulu daging sapinya sekitar satu kilogram. Lalu dipotong-potong. Jangan terlalu tebal karena lama matangnya (it’s happen to me) atau minta potong langsung sama tukang jagal saat membeli daging. Lalu, karena saya ga ngerti cara memasak rendang akhirnya saya putuskan menelepon mama mertua yang sedang di kantor. Loh, kok bukan mama sendiri? Iya, mama saya sedang sibuk juga. Ga masalah kan?

Nah, kata mama mertua saya nih.. Yang perlu disiapkan adalah bumbu rendang dan kelapa goreng (sangrai) -bisa beli jadi tuh di pasar. Kalau saya ambil di kulkas mertua. Hehehehe.. Oya, kelapa parut sekitar tiga ribu rupiah untuk diambil santannya. Peras sekitar empat kali deh…

Iris-iris juga dua siung bawang putih dan merah, lalu tumis dengan dua sendok cabe merah halus. Setelah itu masukan bumbu rendang, kelapa goreng, empat lembar daun salam dan dagingnya. Aduk hingga merata. Kecilkan api dan tutup sampai kaldu dagingnya keluar dan masak sampai kaldunya mengering sambil sesekali diaduk. Orang bilang ini kayak bagar gitu…

Kalau airnya sudah kering, baru tuang santan sampai dagingnya kelelep minta tolong. Nah, aduk dah tuh santan dengan gaya ditimba-timba. Pura-puranya mau nyelamatin daging yang tenggelam padahal cuma PHP doang! Istilahnya nih ya, jangan sampai ‘pecah kuah’ atau kalau enggak rendangnya masuk dalam kategori gagal.

Pokoknya ditimba terus sampai tangan pegel dan santan mendidih. Kalau sudah mendidih ga perlu terus diaduk, sesekali aja ngaduknya jangan sampai kelapanya jadi kerak ga jelas di dasar wajan. Masak deh sampai dagingnya empuk dan santannya mengering. Kudu sabar eaaa…

Kalau sudah matang tinggal disajikan. Hmmm.. Resep rendang via telepon ala saya dibimbing mama mertua siap disajikan. (Semoga enak 0:))