Cakar Ayam

Barang yang Pernah Jadi Koleksi di Rumah

Koleksi barang sih waktu masih single dulu ada beberapa. Soalnya menyenangkan sekali kalau seri koleksinya lengkap. Namun, sejak menikah aku udah stop koleksi barang. Lebih mikirin sayang uangnya, mending dibeliin pospak anak atau susunya. Hehehe. Tapi, tidak ada salahnya aku ceritain ya barang apa aja yang dulu pernah aku koleksi dan saat ini ada beberapa barang juga yang aku bawa serta saat pindah rumah.

Koleksi Kaset Padi

Ada yang tau Padi? Band musik ya bukan padi di sawah. Zaman sekolah aku ngumpulin album mereka. Sampai kuliah masih suka nyari-nyari ke toko kaset buat melengkapi albumnya. Dulu, Band beraliran pop rock ini di tahun 90-an terkenal banget. Bahkan saat mereka sempat vakum beberapa tahun dan kemudian manggung lagi dengan nama Padi Reborn, para Sobat Padi (sebutan fans mereka) menyambut dengan suka cita. Termasuk aku dong, ya 😀 Pokoknya aku punya lengkap album mereka dari yang pertama sampai terakhir. Beberapa masih bagus sih dan aku simpan di rumah mama. Beberapa udah kusut pita kasetnya karena dimainin Adis. 🙁 Tapi gak apa-apa deh, zaman sekarang kalau kangen sama lagu-lagunya tinggal cari di Youtube aja.

Jilbab dan Pashmina

Awal berhijab saat aku tamat SMA. Dulu sih beli jilbab karena emang baru punya dikit. Ujung-ujungnya malah ketagihan gitu beli jilbab. Mulai dari yang pinggirannya swarozki satu baris sampai yang swarozki tiga baris dan berwarna-warni. Duh, entah dulu mungkin karena masih sendiri ya jadi uangnya dihabisin beli ini itu aja. Mau jilbab segi empat, pashmina, bergo, jilbab pesta instan, semuanya aku punya. Bahkan inner jilbabnya juga lengkap. Mulai dari versi mesir sampai versi ninja yang antem. Beraneka warna dan bahan pula. Luar biasa, satu lemari isinya jilbab semua. Sekarang aku bisa dibilang gak pernah lagi beli jilbab. Pakai yang ada aja. Kalaupun ada yang baru itu karena jilbab yang lama warnanya sudah usang atau hadiah dari orang lain.

Buku

Aku penimbun buku yang handal sejak dulu. Awalnya aku masih bisa membaca beberapa buku dalam satu bulan. Namun, makin sibuk dengan kerjaan dan keluarga kecil ini, aku jarang sekali baca buku sekali duduk selesai. Satu buku bahkan bisa berbulan-bulan kelarnya. Tapi kebiasaan beli buku ini kadang susah direm juga. Kalau gak ingat tumpukan buku belum dibaca di rumah, niscaya aku pasti beli buku terus. Kebanyakan juga buku fiksi. Kalau dulu beli buku best seller atau keluaran terbaru, nah sekarang aku memilih beli buku diskonan aja. Kondisi bagus, baru dan harganya miring banget! Untuk buku sampai saat ini masih aku koleksi dan berniat bikin rak-rak buku yang layak di rumahh, biar bukunya enggak sumpek di lemari pakaian.

Koleksi Batu Akik

Bengkulu terkenal dengan batu akik Red Rafflessia-nya. Tahun 2000 berapa itu saat lagi booming-boomingnya demam batu akik? Nah, suami aku salah satu penggemar batu akik. Beuh, harganya mulai dari puluhan ribu sampai ratusan juta. Bikin aku geleng-geleng kepala lihat koleksinya suami yang seabrek itu dulu. Beberapa ada yang sudah diikat di cincin, sebagian berbentuk batu sudah diasah maupun belum diasah. Aku kebagian sih batunya, dilekatkan ke cincin kawin juga. Ahahaha… Sampai sekarang, meskipun gak sehits dulu, suami tetap suka koleksi batu akik. Setiap hari pakai cincin perak dengan batu akik beraneka warna. Hari ini merah, besok kuning, lusa hijau, lalu biru… gitu terus. Pokoknya tiap hari ganti warna atau menyesuaikan dengan warna baju juga.

Seingat aku, itu dia beberapa barang yang pernah dikoleksi di rumah. Menurut aku saat ini, koleksi barang sih gak apa-apa ya asal jangan ganggu stabilitas ekonomi rumah tangga aja. Terus siapkan juga tempat penyimpanan barang yang dikoleksi, agar tertata rapi. Namun, sebagus-bagusnya deretan barang koleksi lebih bagus lagi kalau barang tersebut memang berguna sesuai fungsinya. Bukan hanya sebagai pajangan aja. ((teringat emak-emak yang suka koleksi plastik mahal))

Previous Post Next Post

You may also like

Leave a comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.