Bisnis

    Kupesan: Belanja Kebutuhan Dapur dari Rumah

    Sudah lama mau review jasa Kupesan ini tapi sok sibuk dengan kerjaan. Nah, mumpung work from home dan semangat menulis sedang ON. Kuylah ditulis.

    Disclaimer: tulisan ini murni ya pengalaman sendiri. Gak dibayar sama sekali.

    Sejak tahu ada jasa delivery kebutuhan dapur ini, aku yang mageran kalau ke pasar langsung tertarik untuk mencoba. Secara sudah capek Senin s.d Sabtu ngajar di sekolah. Terus Minggu harus berangkat lagi ke pasar, belanja, masak, beres-beres… Haduh… Lelah hayati. Apalagi buat aku pribadi belanja ke pasar itu memakan waktu kurang lebih satu jam.

    Jadilah ya aku langsung memanfaatkan jasa Kupesan ini. Stok kebutuhan buat seminggu. Sesuai kebiasaan aku kalau belanja di pasar.

    Cara Pemesanan Barang di Kupesan

    Pesannya bisa lewat aplikasi Kupesan atau via WhatsApp. Aku pribadi lebih memilih via WA karena lebih praktis. Aplikasinya buat referensi aja, aku mau belanja apa gitu.

    Setelah memesan beberapa barang dengan format:

    Kupesan – nama barang dan jumlah – alamat pengantaran

    Sambil menunggu pesanan diantar ke rumah, aku bisa beres-beres, nyuci baju, mandi, ngurusin anak, dst. Ketika kelar, belanjaanku datang.

    Harga Barang dan Ongkos Kirim

    Harga barang yang dipesan menurutku masih sesuai dengan harga pasar. Ya, wajar dong kalau pihak Kupesan mengambil sedikit keuntungan. Selisihnya juga tidak banyak paling 500-5000 rupiah. Tergantung barang apa yang dipesan.

    Contohnya:

    Kalau biasa membeli tempe di pasar lima ribu rupiah, maka di Kupesan hanya lima ribu lima ratus rupiah.

    Beli daging sapi setengah kilo biasanya Rp.60.000 nah di Kupesan ini harganya jadi Rp.62.000.

    Menurut aku pribadi ya masih masuk akal dong jasa titipnya.

    Tapi kalau menghitungnya julid, kan lama-lama jadi banyak untung mereka? Ya, kamu beli aja sendiri sana ke pasar. Gak usah nitip.

    Ongkirnya Gimana?

    Bayar dong! Tapi gak semahal kalau kalian delivery pakai ojek online. Buat jarak rumahku yang jauh pakai banget ini biayanya cuma Rp.10.000 – Rp.12.000 sedangkan kalau biasanya pakai ojek online bisa sampai Rp.17.000 lebih.

    Barang apa saja yang bisa dibeli?

    Semua kebutuhan dapur bisa dititip beli. Mulai dari ikan, daging, telur, sayur mayur, cabai, tempe tahu, bumbu masak, buah-buahan, kecap, garam, pasta gigi, Frozen food, makanan siap saji, pokoknya selagi barang-barangnya ada di pasar, bisa dititip buat beli.

    Makanya aku sering lihat di aplikasi Kupesan untuk referensi belanjaan, biar tidak ada yang ketinggalan. Sebab di sana sudah dikategorikan sesuai dengan kelompok.

    Pada aplikasinya juga ada beberapa gerai UKM yang menjual produknya seperti kopi, olahan durian, ayam tepung, pempek, dan sebagainya.

    Buat pengguna android bisa download aplikasinya di playstore.

    Saran untuk Kupesan

    • Kualitas barang yang dijual alangkah baiknya selalu dalam keadaan baik. Misalnya, sayuran segar, buah tidak busuk.
    • Ketepatan waktu dalam pengiriman barang perlu ditingkatkan. Beri perkiraan lamanya pesanan tiba di tangan konsumen. Hendaknya jangan terlalu lama.

    Tips untuk Konsumen

    • Jika memesan via WhatsApp, pastikan menulis barang dan jumlahnya dengan tepat. Contohnya, Jengkol untuk digoreng – 1/2 kg.
    • Pesan barang sebelum persediaannya habis di rumah. Saran aku, beli hari ini untuk dimasak besok.
    • Cek selalu barang belanjaan dengan nota. Terkadang ada belanjaan lain yang terselip.

    Hubungi Kupesan

    Demikian. Semoga Kupesan semakin maju. 👍