Utang Kartu Kredit

5 Cara Jitu Atasi Utang Kartu Kredit

Utang kartu kredit menumpuk? Moms pakai kartu kredit buat membayar tagihan bulanan dan belanja? Bayar cicilan atau tarik tunai? Tentu pusing ya moms ketika diakhir bulan atau menjelang jatuh tempo harus memikirkan gimana caranya melunasi utang dari kartu kredit. Jangan sampai dong dikejar debt colector gara-gara moms mangkir membayar utang? Nah, kali ini ada 5 tips jitu buat moms untuk mengatasi utang akibat penggunaan kartu kredit.

1. Batasi Penggunaan Kartu Kredit untuk Sementara Waktu

Ya, moms. Semakin sering moms memakai kartu kredit bahkan hingga overlimit semakin besar pula utang yang harus moms lunasi. Moms harus waspada, ketika saat jatuh tempo yang hanya bisa moms bayar adalah tagihan minimumnya. Sedangkan untuk bunganya moms harus gali lubang yang lain. Ini tandanya hal pertama yang moms harus segera lakukan adalah mengerem penggunaan kartu kredit.

2. Lunasi Utang Kartu Kredit dengan Tabungan Pribadi

Ketika moms sudah menghentikan penggunaan kartu kredit, moms tentu tetap harus melunasi utang sebelumnya. Saran saya sebelum moms membuat utang baru di mana-mana ada baiknya memakai sendiri uang tabungan moms yang ada. Agar tak semakin pusing ditagih oleh banyak pihak karena terbelit utang.

3. Jual Aset atau Perhiasan

Ternyata tabungan moms semakin menipis? Ini tandanya moms sudah di titik krisis keuangan. Moms bisa menjual motor atau mobil yang jarang dipakai atau menjual sebagian perhiasan moms. Tak perlu merasa sayang, moms. Sebab semakin moms menunda membayar utang kartu kredit, bunganya tentu akan semakin besar.

4. Cari Pinjaman Uang Tanpa Jaminan

Tabungan hampir dibilang tak ada, aset apa lagi? Mungkin saatnya moms mencari suntikan dana baru melalui pinjaman. Jika ternyata orang terdekat moms sudah angkat tangan tak bisa membantu, moms harus mencari pinjaman ke pihak ketiga. Tentunya juga moms harus pastikan jika pihak ketiga ini bisa meminjamkan uang tanpa bunga ataupun bisa memberikan pinjaman uang tanpa jaminan.

5. Ketahui Strategi yang Tepat Saat Membayar Utang Kartu Kredit

Jika dana segar sudah ada di tangan, moms harus bisa pastikan bahwa moms mengerti betul cara membayar kartu kredit yang tepat. Moms tidak disarankan hanya membayar tagihan minimum dari kartu kredit saja karena sisa utang di bulan sebelumnya akan berbunga sampai 3 kali lipat di bulan berikutnya. Selain itu moms juga pastikan tidak akan membayar lewat dari batas jatuh tempo, sebab jika terjadi artinya utang moms akan bertambah banyak lagi. Maka, jika moms sudah punya dana segera lunasi seluruh tagihan sebelum jatuh tempo.

Bebas dari Utang Kartu Kredit

Ayo Temukan Cara Jitu Agar Bebas dari Utang Kartu Kredit

Memiliki fasilitas kartu kredit memang memudahkan kita sebagai pemilik untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Tapi, moms harus lebih berhati-hati dalam menggunakannya agar tak terbelit utang tanpa ujung. Moms harus tentukan prioritas utama saat menggunakan kartu kredit, misalnya untuk membayar kebutuhan bulanan tetap seperti membayar listrik, telepon, dan lain-lain. Moms harus dapat membedakan yang mana yang menjadi kebutuhan atau sekadar memenuhi gaya hidup saja.

Jika selama ini moms bolak-balik keluar-masuk mall, cafe atau restoran mahal, kini saatnya moms mengurangi aktivitas yang bersifat konsumtif seperti ini dan menggantinya dengan aktivitas yang lebih produktif. Seperti misalnya mengerjakan hobi moms. Bahkan jika memungkinkan, melalui hobi yang moms tekuni moms bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari sini. Contohnya, moms suka memasak kue. Moms bisa menawarkan jasa pembuatan kue tradisional atau ulang tahun kepada teman-teman moms dan keluarga besar. Hasil masakan moms bisa difoto kemudian posting ke media sosial yang moms punya atau minta bantuan teman serta kerabat untuk memberikan testimoni mereka di media sosial. Cara ini terbukti efektif dapat mengembangkan jangkauan yang lebih luas dalam menarik pelanggan baru. Hasilnya, moms bisa dapat penghasilan tambahan dan tentunya tak dipusingkan lagi dengan tagihan kartu kredit yang overlimits.

Nah, itu dia moms 5 tips jitu atasi utang kartu kredit. Semoga nantinya moms bisa lebih bijak ya saat menggunakan kartu kredit. Ayo, jadi ibu yang produktif moms!

Investasi Online dengan Saham atau Reksadana, Aman Kah?

investasi online, aman kah?

investasi online, aman kah?

Hai, moms hari ini saya mau bahas investasi online tentang saham dan reksadana. Ngomongin kedua hal ini, saya jadi ingat beberapa tahun lalu calon suami dulu (sekarang suami) sempat tertipu. Saat itu dia ikut jual-beli saham online. Ga tanggung-tanggung moms kerugiannya sampai ratusan juta. Nahasnya lagi tak hanya satu atau dua orang saja yang jadi korban. Istilahnya nih yang ngajakin main jual-beli saham ini malah melarikan diri dengan sejumlah uang nasabahnya. Serem banget kan moms? Mau cepat untung malah jadi buntung. Makanya, kali ini aku mau ngasih informasi penting, nih buat yang berniat gabung di investasi online ini agar tidak sampai dirugikan.

Beda Saham dan Reksadana

Sebelumnya yuk kita ngobrol dulu soal beda saham dan reksadana apa, sih?

Saham merupakan salah satu instrumen keuangan pasar modal yang dapat memberikan imbal hasil yang menarik. Saham juga menggambarkan kepemilikan terhadap suatu perusahaan terbuka dari saham yang dibeli. Melalui investasi pada saham kita tidak hanya akan mendapatkan keuntungan melalui hasil jual beli atau capital gain tapi bisa juga mendapatkan imbal hasil melalui deviden (pembagian kepada pemegang saham) yang dibayarkan oleh emiten (perusahaan publik) pada setiap tahunnya.

Sedangkan, Reksadana adalah gabungan dana masyarakat yang diinvestasikan kembali ke berbagai instrumen pasar modal oleh sebuah manajer investasi. Berbeda dengan saham dimana pembeliannya menggunakan satuan lot, pembelian reksadana menggunakan satuan unit penyertaan dan harga per unitnya tergantung dari nilai aktiva bersih (nab) harian reksadana tersebut. Nilai aktiva bersih setiap reksadana berbeda-beda dan dapat mengalami kenaikan maupun penurunan setiap harinya. Pembelian reksadana biasanya akan mengikuti nab akhir hari. Namun, jika pembelian dilakukan setelah melewati batas waktu, pembelian akan mengikuti nab hari berikutnya.

Nah, gimana moms udah jelas ya bedanya saham dan reksadana? Jadi, dari keduanya moms bisa berinvestasi dan mendapatkan keuntungan. Moms ga usah bingung dan ragu, kalau mau ikut berinvestasi online saya rekomendasikan nih perusahaan manager investasi terpercaya yang dapat membantu moms atau papas  dalam membeli dan memprediksikan berbagai keuntungan dan resiko yang mungkin bakal moms temui sebagai calon pemegang saham.

Ini Dia Investasi Online dari Trimegah yang Cepat dan Menguntungkan

Investasi online

https://trima.trimegah.com/

Anda ingin berinvestasi dalam bentuk saham? Namun bingung mengenai tatacara dalam berinvestasi dan pembelian saham terbaik yang dapat menghasilkan keuntungan bagi nilai investasi Anda? Percayakan saja nilai investasi Anda pada perusahaan manager investasi terpercaya yang dapat membantu anda dalam membeli dan memprediksikan berbagai keuntungan dan resiko yang mungkin dapat Anda temui sebagai calon pemegang saham pada sebuah perusahaan. Trimegah sekuritas merupakan salah satu perusahaan manager investasi terbaik yang dapat Anda pilih sebagai mitra dalam pembelian saham yang Anda inginkan. Untuk mempermudah para calon penanam modal Trimegah juga menyediakan sistem pembelian saham online yang cepat, mudah dan terpercaya.

Pembelian saham dengan sistem online ini, memungkinkan Anda untuk dapat membeli saham dengan mudah, cepat dan praktis, tanpa terbatas jarak dan waktu. Dengan sistem pembelian yang terintegrasi, para pemula dalam dunia investasi pun akan dapat dengan mudah menanamkan dana yang mereka miliki dalam bentuk saham. Tidak hanya itu saja, Anda juga mungkin dapat menanamkan dana sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda dalam melakukan investasi.

Keuntungan Lain Jika Investasi Online Melalui Trimegah Sekuritas

Keuntungan lain yang mungkin dapat anda peroleh dengan menanamkan dana dalam bentuk saham, yang Anda beli secara online melalui Trimegah sekuritas sebagai perusahaan manager investasi, antara lain adalah:

  • Trimegah memiliki sistem rekanan yang luas dengan berbagai perusahaan yang tergolong dalam kategori Blue-chips (Saham terpercaya atau berkapitalisasi besar yang dianggap sebagai investasi yang relatif aman).
  • Merupakan perusahaan sekuritas yang berpengalaman lebih dari puluhan tahun, sehingga akan menjamin dana yang Anda tempatkan menjadi lebih aman.
  • Memiliki sistem pelaporan penempatan dana yang transparan dan terbuka, sehingga memungkinkan Anda untuk dapat melakukan pengontrolan nilai investasi dengan mudah.

Selain menyediakan sistem pembelian saham online, Trimegah juga menyediakan berbagai sistem investasi reksadana online lainnya, untuk menjawab kebutuhan para calon investor yang memang memiliki waktu terbatas untuk dapat menempatkan dana yang mereka miliki. Dengan banyaknya kemudahan, kecepatan dan keamanan yang ditawarkan, sudah selayaknya Anda memilih Trimegah sekuritas sebagai mitra terbaik Anda dalam berinvestasi dan mendapatkan keuntungan.

Nah, moms dan papas bisa banget tuh sekarang berinvestasi online saham dan reksadana secara aman. Ga perlu khawatir lagi bakal rugi karena melalui Trimegah Sekuritas investasi jadi lebih terjamin dan tentunya bisa dapat keuntungan, dong. Investasi online cepat, mudah dan terpercaya? Trimegah Sekuritas jawabannya!

5 Jenis Buku Anak Ini Bisa Bikin Si Kecil Suka Membaca

Kegiatan membaca memang bisa jadi menyenangkan sekaligus membosankan bagi anak balita. Makanya, moms harus punya trik agar si kecil suka membaca. Salah satunya dengan memilih buku yang menarik untuknya. Tau ga moms, 5 jenis buku anak ini bisa bikin dia asyik membolak-balik halaman bukunya sendiri

1. Favorite Character Books

Foto: Buku Koleksi Pribadi

Buku dengan karakter favorit anak tentu bikin si kecil betah berlama-lama melihat gambarnya. Moms ga perlu khawatir kalau si kecil hanya melihat tokoh favoritnya saja, nanti lama kelamaan dia bakalan minta bacain kok ceritanya. Apalagi kalau karakter tersebut sering dia lihat di televisi, biasanya secara natural balita mama bisa membuat ceritanya sendiri. Buku jenis ini juga seringkali dilengkapi dengan aktivitas atau stiker yang bisa mengasah keterampilan motorik halus anak.

2. Bathtub Books

Source: www.amazon.com

Wah, bathtub Books? Buku yang bisa mandi? Iya, buku jenis ini bisa dibawa mandi, loh. Jadi, sambil moms berendam dan main air dengan si kecil di bathtub, moms juga bisa ajak si kecil mencintai budaya membaca buku. Tenang aja bukunya ga bakalan rusak karena bahannya terbuat dari waterproof material, alias anti air.

3. Pop Up Books

Source: www.printninja.com

Mungkin moms sering liat ya buku jenis ini dijual di toko buku. Memang sih harganya lumayan, tapi worth it lah moms buat investasi si kecil. Buku yang ketika dibuka halamannya ini bakal munculin objek timbul mirip benda aslinya. Orang dewasa aja suka liatnya, apalagi si kecil moms dijamin bakal betah bolak-balik halamannya.

4. Big Books

Source: https://www.slideshare.net/mobile/MissOrostegui/big-book-project

Ssstttt… Tau ga moms? Ternyata buku anak dengan ukuran jumbo lebih cepat habis, loh ketimbang buku anak dengan ukuran biasa. Mungkin karena buku anak dengan ukuran besar ini lebih terkesan unik ya bagi si kecil? Tantangannya lebih banyak dari pada buku biasa. Soalnya untuk membalik halamannya saja si kecil butuh tenaga ekstra. Selain itu balita moms juga bisa melihat gambar atau tulisan yang lebih jelas karena ukurannya tentu juga lebih besar.

5. Squeaky Books

Source: https://www.google.com/amp/s/m.aliexpress.com/amp/popular/soft-rattle-squeaky-book.html

Nah, jenis buku yang terakhir ini adalah buku yang berisik. Soalnya dilengkapi dengan benda-benda yang bisa mengeluarkan bunyi. Misalnya, ketika kamu menekan boneka timbul gambar bebek maka akan terdengar suara “Kwek kwek” atau suara lainnya yang memang bertujuan untuk menarik perhatian si kecil agar tetap betah bermain dengan buku.

Itu dia moms, 5 jenis buku yang bisa jadi referensi moms buat ngenalin buku sejak dini. Meskipun ga mungkin langsung ngajarin si kecil membaca, paling tidak mereka akan merasakan pengalaman bahwa membaca buku adalah kegiatan yang menyenangkan. Hingga akhirnya nanti ketika dewasa, budaya senang membaca buku tertanam di diri mereka. Ayo, moms kita kenalkan buku pada anak-anak kita karena buku adalah jendela dunia. 😉

Ketika Anak Mogok Sekolah

Anak mogok sekolah

…sebelum mogok sekolah…

Diss, sekolah ya? Nanti bisa main perosotan, ayunan, banyak teman…”

“Mau, Buk! Tapi nanti temenin Adis ya sebentar sebelum ibu ke sekolah?”

Itu sepenggal obrolan saya dan Adis ketika membujuknya untuk bersekolah di PAUD sekaligus kelompok belajar. Iya, usianya 25 September 2017 ini baru akan 4 tahun. Saat itu dia setuju dan oke-oke saja saya tinggal untuk mengajar. Siangnya, kakeknya yang menjemput.

Semua lancar sampai hari ke enam. Tiba-tiba saja dia menangis tak mau ditinggal ibunya kerja. Kegiatan shalat Dhuha berjamaah saja penuh drama dan linangan air mata. Padahal saya duduk di dalam kelasnya, tanpa bergeser sedikit pun. Adis hanya menangis sambil terus minta pulang, tak mau sekolah.

Alasannya Mogok Sekolah

Memang beberapa hari sebelumnya dia sudah mulai mengutarakan perasaannya kalau dia tidak ingin sekolah lagi karena tak punya teman. Saat itu saya hanya bilang, “Kalau temannya ga ngajakin kamu main, kamu dong yang ajakin. Kenalan dong. Adis kan udah pinter, ya kan?” Huhuhu… Ternyata setelah beberapa hari seperti menahan tangisnya, tepat seminggu dia mogok sekolah dan nangis Bombay sampai bapaknya yang nyusul ke sekolahnya karena saya harus mengajar, kaget liat putri kecilnya itu tertidur di bangku kelas dengan kepala tertunduk di meja. Kelelahan menangis.

Akhirnya, setelah seminggu pertama itu sampai saat ini dia tetap mogok sekolah. Maunya sih ditemani terus sekolahnya, tapi dilema emak bekerja, cuma bisa ngantar doang ke sekolah. Hari-hari berikutnya, saya jadi makin sering ngomel-ngomel ke dia. Duh, saya kayak orang stress. Sulit menerima kenyataan, anak guru kok ga mau sekolah. Wkwkwk. Emaknya lebay!

Padahal, kalau dipikir-pikir emang belum masanya kali ya dia sekolah. Mungkin mentalnya belum siap menghadapi tantangan dunia per-PAUD-an bahwa tak semua orang bisa suka sama dia dan mau selalu dekat dengannya, seperti yang selama ini dia alami. Ibunya, bapaknya, kakek-neneknya, aunty uncle dan sepupunya pokoknya semua kompak memerhatikan dia.

Saat Adis bilang ga punya teman, saya sudah sampaikan ke gurunya dan beliau menjawab, “Ada kok, Bu temannya. Mungkin belum akrab saja dan kadang temannya yang hari ini main sama dia, besoknya main dengan yang lain. Jadi, dia merasa diabaikan…” Okelah, alasan gurunya masuk akal saya. Ga mungkin maksa anak-anak lain mau selalu nempel ke Adis. Hanya saja bagi Adis, ia seperti dikucilkan. Ah, ternyata anak saya baperan 😂

Terus solusinya gimana, dong? Saya belum ketemu solusinya. Setelah dua mingguan saya uring-uringan akhirnya saya bisa menghadapi kenyataan bahwa jadi orangtua itu tidaklah mudah. Mungkin saat ini saya harus rela si kecil tak mau sekolah dan kadang malah saya ajak ke sekolah saya karena dia ga mau dititipin di rumah nenek ataupun auntynya. Sampai sekarang juga kalau ditanya mau sekolah apa enggak? Jawabannya GAK MAU SEKOLAH LAGI!

Kasih Saya Solusinya, dong!

Terus saya harus apa Mak? 😅 Wacananya, sih kalau dia udah 4 tahun mau disekolahkan aja dekat kantor bapaknya. Nanti pulang sekolah bisa dijemput auntynya atau main di kantor Bapak atau neneknya. Bisa juga main sama kakeknya yang sudah pensiun. Cuma dia belum ada niat sekolah itu gimana ya?

Nah, emak-emak punya pengalaman yang sama ga, sih? Atau punya tips buat mengatasi anak yang mogok sekolah dalam jangka waktu lama? Share dong di kolom komentar. Nanti, yang komentarnya paling kece ada hadiah pulsa masing-masing 25K untuk 2 orang komentator terkeceh. Sekalian bantuin saya Mak! 😭